Josh Chapple, 'Ponari' asal Inggris


Josh Chapple, bocah penemu batu meteor (Foto: Telegraph)

LONDON - Seorang bocah berusia enam tahun bernama Josh Chapple, menemukan bongkahan meteor yang jatuh saat hujan meteor Perseid pada 12 Agustus lalu.

Bocah yang tinggal di Inggris itu menemukan batu meteor di halaman belakang rumahnya. Kala itu, Josh yang sedang bermain di pagi hari, melihat batu seukuran telur dengan ukuran diameter 6cm kali 4cm, warna hitam dengan baluran kerlap-kerlip mirip kristal.

"Saat sedang bermain dengan ayah dan ibu, saya melihat batu yang terbakar di dekat pintu belakang. Pada waktu itu, batu tersebut terlihat hitam, terang dan berkilau," jelas Josh, seperti yang dilansir Telegraph, Jumat (21/8/2009).

Karena menarik dan bentuknya seperti telur, Josh pun membawa pulang ke rumah batu meteor tersebut. Awalnya, Ibu Josh, Sarah, tidak menduga kalau batu hitam yang dibawa anaknya tersebut merupakan serpihan meteor yang jatuh ke bumi. Sang bunda baru meyakini setelah Sarah melakukan pencarian di internet.

"Ketika itu saya mencari gambar di internet. Dan hasilnya saya sungguh terkejut, karena batu itu sama seperti batu meteor yang pernah jatuh ke Bumi, di negara lain," tegas Sarah.

Memang saat peristiwa hujan meteor lalu, Sarah sekeluarga mengetahu peristiwa tersebut. Bahkan, mereka sempat akan mengabadikan fenomena langka itu pada malam harinya. Namun, dia tidak mengetahui adanya tanda-tanda batu meteor akan jatuh dekat perkarangannya.

Josh sendiri sangat senang dengan apa yang dia temukan. Diterangkan Sarah, anaknya mempunyai keinginan besar untuk melihat perjalanan meteor ke Bumi. Bahkan, Josh menyuruh orang tuanya untuk memfoto bekas lubang, yang awalnya dia pikir sebagai tempat mendaratnya Alien.

Mereka pikir, batu meteor tersebut dapat memberikan 'rejeki' pada keluarga. Pasalnya, saat melihat di situs lelang eBay, ada seorang warga Meksiko yang menjajakan sebuah batu meteor seharga 15.000 poundsterling per buah.

"Dengan harga sebesar itu, Josh sudah berangan-angan untuk membeli mobil balap mainan," ujar sang ayah.

Sayangnya, harapam itu pupus ketika di sudut lain di eBay, ia melihat seorang warga China yang melelang batu meteor miliknya hanya seharga 15 poundsterling.

Hari Ini, 400 Tahun Penemuan Teleskop Galileo


Teleskop Galileo membantu dunia sains mempelajari sistem tata surya (Foto: Guardian)

LONDON - Hari ini, genap 400 tahun sejak Galileo Galilei mendemonstrasikan penemuan teleskopnya. Temuan ini kemudian menuntunnya mengadakan observasi astronomi dengan metode terbaru.

Tepat pada 25 Agustus 1609, ahli astronomi dan filosofi asal Italia tersebut memperlihatkan hasil penemuannya. Siapa sangka, teleskop tersebut kemudian menjadi penanda memasuki era sains modern.

Guardian, Selasa (25/8/2009) melansir, penemuan ini pun membuat Galileo tak lekang dilupakan zaman. Dia dianggap sebagai penyumbang terbesar bagi dunia sains modern. Selain itu, Galileo pun sering disebut sebagai pelopor astronomi modern, bapak fisika modern, dan juga bapak sains.

Selain penemuan teleskop, Galileo juga tercatat menyumbangkan berbagai observasi astronomi serta hukum gerak dinamika.

Akibat pandangannya yang mendukung teori Copernicus tentang peredaran bumi mengelilingi matahari, Galileo sempat dianggap merusak iman dan diajukan ke pengadilan gereja Italia.

Pemikirannya tentang matahari sebagai pusat tata surya pun dianggap bertentangan dengan ajaran Aristoteles maupun keyakinan gereja masa itu yang menyebutkan bahwa bumi adalah pusat alam semesta.

Galileo yang lahir di Pisa, Toscana, 15 Februari 1564 menghembuskan nafas terakhir pada 8 Januari 1642 di usia 77 tahun.

Sebagai bentuk penghormatan kepada ilmuwan besar tersebut, dunia sains merayakan hari bersejarah ini. Beberapa situs di internet pun turut menyemarakkan perayaan 400 tahun Teleskop Galileo dengan cara mereka masing-masing
.

Hacker Gunakan Twitter untuk Mengontrol Botnet


Komputer yang telah terinfeksi mengikuti Twitter feed “Upd4t3″ melalui RSS feed (Foto: Wired.com)

SAN FRANSISCO - Kini banyak hacker yang memanfaatkan Twitter untuk mengirim pesan update yang sudah dikodekan ke komputer yang sebelumnya telah mereka infeksi dengan virus jahat.

Nampaknya ini adalah kasus pertama dimana hacker menggunakan situs populer tersebut untuk mengontrol botnet. Dengan botnet, hacker menghimpun komputer yang telah terinfeksi agar bisa memata-matai langsung si pengguna komputer, mengirimkan spam atau menyerang situs yang tengah digunakan pengguna komputer dengan trafik internet palsu.

Salah satu ahli di bidang botnet, Jose Nazario, menemukan sebuah struktur yang dinamakan command-and-control structure atau struktur perintah dan pengawasan. Komputer yang telah terinfeksi mengikuti Twitter feed ?Upd4t3? melalui RSS feed.

"Pada dasarnya, yang dilakukan hacker adalah menggunakan status pesan untuk mengirim link baru ke kontak. Link baru ini berisi perintah baru atau link yang tidak dapat diunduh atau dijalankan. Sebenarnya link ini merupakan info-stealer operation," kata Nazario, seperti dikutip dari Wired.com, Jumat (14/8/2009).

Pesan Twitter ini kemudian berubah menjadi link yang mengarahkan pengguna agar mengunduh kode atau instruksi menginstal virus.

Sebelumnya, hacker pernah menggunakan chat room IRC untuk mengontrol botnet. Kini, mereka mendapatkan ide baru dengan memanfaatkan Twitter
.

Twitter Tak Bisa Patenkan "Tweet"


Twitter tak bisa patenkan kata Tweet (Foto: Digital Trends)

WASHINGTON - Bulan lalu, situs mikro blogging Twitter berniat mematenkan kata "Tweet" yang selama ini melekat pada situs tersebut. Namun lembaga paten AS, Patent Office pada akhirnya menyatakan bahwa Twitter tidak bisa mematenkan kata itu.

Akhir-akhir ini, kata Tweet memang lekat dengan situs Twitter yang tengah populer. Tweet yang aslinya berarti suara kicauan burung, didefinisikan sebagai kegiatan berkirim pesan pendek 140 karakter melalui situs Twitter.

Twitter kemudian berniat untuk mematenkan kata tersebut dengan alasan mencegah kerancuan dan penyalahgunaan. Karena selama ini ada pula beberapa aplikasi yang menggunakan kata Tweet seperti TweetDeck, TweetMeme, Tweetie dan juga BackTweets. Pengguna internet beranggapan, kata-kata tersebut berhubungan dengan Twitter.

Namun sayangya, niatan tersebut ditolak oleh lembaga paten, karena sudah ada perusahaan lain yang mendaftar hak paten untuk kata serupa. Demikian keterangan yang dikutip dari Digital Trends, Selasa (25/8/2009).

Bulan lalu, Co-founder Twitter, Biz Stone menuliskan dalam blognya bahwa pihak Twitter menerima banyak masukan yang mengeluhkan tentang penyalahgunaan kata Tweet.

"Kami menerima banyak email yang isinya mengeluhkan kekecewaan karena banyak kata Tweet yang disalahgunakan untuk pihak ketiga," tulis Stone dalam blognya.

Tiga kata tweet yang masuk dalam daftar pengajuan hak paten tersebut termasuk diantaranya TweetMarks. Patent Office pun memberikan alasan bahwa mematenkan kata Tweet akan menimbulkan kebingungan di masyarakat. Mau tidak mau Twitter harus menelan kekecewaan karena tidak bisa mewujudkan niatnya.

Ketahui Jadwal Sahur & Berbuka dengan Aplikasi Gratis iRamadhan

Umat Islam di seluruh dunia akan menyambut kedatangan Ramadhan. Melihat hal tersebut, sebuah aplikasi ponsel bernama iRamdhan, diciptakan untuk memudahkan dalam melaksanakan kewajiban di bulan penuh berkah tersebut.

Aplikasi yang dibuat iMobile, sebelumnya telah dibuat, akan tetapi, dirilis ulang dengan memperlengkap beberapa fitur dan diberikan secara gratis. Melalui aplikasi iRamdhan, pengguna ponsel bisa mengetahui jadwal imsakiyah dan berbuka puasa dimanapun dan kapanpun Anda berada.

Sebab, menurut berita yang dikutip ITB Computing, Jumat (20/8/2009), iRamdhan telah terhubung dengan kalendar Ramadhan, dengan menyesuaikan waktu di lebih 20 negara di belahan dunia. Termasuk diantaranya Australia, Kanada, Amerika Serikat, Inggris, dan tentu saja Indonesia.

Untuk menjamin kesahihanya, iMobile telah bekerja sama dengan ulama terkemuka yang berasal dari Liga Arab, Komite Al-quran Umm, Komisi pengawasan Islam Mesir dan Universitas Sains Karachi, Pakistan. Dan aplikasi ini juga hanya mendukung Fiqih Islam Sunni saja.

Selain gratis, iRamadhan mudah diunduh di ponsel yang mendukung Symbian, PDA dan ponsel berbasis sistem operasi apa saja. Bahkan, ponsel biasa pun bisa memasangnya, asalkan handset tersebut mendukung program JAVA. Jadi tidak perlu takut, kemanapun pergi menembus batas negara, Anda bisa mengetahui jadwal puasa secara lengkap.

Jika berminat silahkan mengunduhnya langsung dari ponsel melalui situs yang beralamat di http://iMobile.us/wap atau kunjungi http://iMobile.us.

MyPosts